Saham LMAS Anjlok Hingga 20%

Saham LMAS anjlok

Saham LMAS Anjlok atau turun dalam beberapa hari ini, kami memantau penurunan sempat mencapai hingga 20%.

Beberapa hari ini saham LMAS bergerak cukup liar dengan swing harian yang cukup besar.

Hal ini tentu akan sangat menarik bagi para trader untuk mencari keuntungan cepat dalam saham ini.

Namun hari ini saham LMAS turun cukup dalam.

Pada kesempatan kali ini kami hanya ingin memberikan pesan kepada para trader ritel.

Sekilas Tentang Perusahaan

PT Limas Indonesia Makmur Tbk didirikan pada 4 Juni 1996.

Pada awalnya perusahaan didirikan dengan nama PT Limas Stokhomindo, nama Perseroan kemudian diubah menjadi Limas Centric Indonesia sejalan dengan restrukturisasi bisnis yang terjadi pada Oktober 2005.

Kemudian pada tanggal 8 Agustus 2014 nama Perseroan kini kembali diubah menjadi PT Limas Indonesia Makmur Tbk.

Perseroan memutuskan menjadi perusahaan publik yang sahamnya dicatatkan dan diperdagangkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 28 Desember 2001 silam.

Pencatatan perdana saham Perseroan di pasar modal Indonesia ini didahului perubahan status perusahaan menjadi perseroan terbatas dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) pada 22 September 2000 silam.

Baca Juga https://traderbebek.com/ihsg-masuk-trend-bearish-apa-yang-bisa-kita-lakukan/

Perseroan ini merupakan salah satu pioner di dalam bidang penyediaan layanan data, berita serta analisis pasar saham dan keuangan secara real time di Indonesia.

Untuk dapat memenuhi banyaknya kebutuhan para pelanggan yang semakin menjadi kompleks, Perusahaan tidak hanya mengembangkan layanan teknologi untuk dapat mengakses data perdagangan efek, tetapi juga telah menyediakan solusi untuk melakukan perdagangan saham secara jarak jauh atau remote trading di Bursa Efek Indonesia.

Produk dan layanan yang disediakan perusahaan mencakup terminal data dan informasi keuangan real time StockWatch, solusi perdagangan saham secara jarak jauh StockTrade, Limas DataFeed dan portal finansial e-Bursa.com (www.e-bursa.com).

Pada 14 Oktober 2004 lalu Perusahaan mengakuisisi PT. Geotech System Indonesia (GSI) dan menjadikannya sebagai anak usaha.

Melalui anak usaha ini, Perusahaan menawarkan solusi terintegrasi yang berupa perangkat keras (hardware) maupun lunak (software) serta jasa konsultansi teknologi informasi bagi perusahaan-perusahaan telekomunikasi, minyak dan gas bumi serta pembangkitan tenaga listrik.

Nah jadi sudah pada kenal kan LMAS ini perusahaan apa?

Karena kami yakin beberapa trader tidak perduli dengan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.

Namun ada baiknya juga kita kenali perusahaan yang sahamnya kita beli walaupun kita hanya scalping maupun day trading saja.

Saham LMAS Anjlok

Kami melihat pergerakan dimulai pada pertengahan Oktober tahun lalu.

Dimana secara mendadak terjadi perdagangan dengan volume yang tidak biasa pada saham ini.

Saham LMAS Anjlok

Dapat dilihat pada chart di atas selang beberapa bulan setelah kenaikan volume yang tidak biasa saham LMAS mulai menanjak.

Jika dihitung dari awal mula akumulasi saham tersebut maka kenaikan mencapai 250% pada puncaknya.

LMAS pun sempat disuspen perdagangannya oleh pihak BEI dan sudah dibuka kembali.

Saat ini saham LMAS sudah anjlok sekitar 40% dari puncak.

Pesan kami untuk para trader ritel agar lebih hati-hati jika ingin terjun ke saham ini.

Karena menurut pantauan kami distribusi masih berlanjut dan jika distribusi sudah selesai maka kita sama-sama tahu apa yang akan terjadi pada saham ini.

Kami harap para pembaca dapat mengerti maksud dari pesan kami ini.

Salam,

Trader Bebek.

Mencoba membantu sesama trader retail dalam memberikan pandangan terhadap suatu saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 2 =

Back To Top