Seri Analisa Fundamental – Earning Per Share (EPS)

Biasanya para pembeli saham terbagi kedua kubu, yakni trader dan investor. Para trader biasanya menggunakan analisa teknikal (candle stick, EMA, dll) sedangkan para investor menggunakan analisa fundamental (Rumus EPS, ROA, dll).

Pada seri ini kamu dapat memperdalam pengetahuan kamu tentang analisa fundamental. Apabila kamu tertarik mempelajari saham secara fundamental jangan lupa mengikuti seri ini ya.

Dalam seri ini kita akan mempelajari EPS, PER, ROA dan banyak istilah dan kata-kata baru bagi pemula nantinya. Jangan bersedih dulu, sayapun dulu demikian ketika menjadi investor pemula. Namun saya akan membantu kamu agar mengerti.

Bagaimana rumus EPS?

Kali ini saya akan membahas Earning Per Share (EPS) atau dalam bahasa Indonesia Laba per Saham. Rumus EPS sangat mudah, yakni dengan membagi Earning (Laba) dengan jumlah saham yang beredar (Share).

Mari kita bayangkan suatu perusahaan, perusahaan tersebut beroperasi dengan menjual barang. Barang tersebut dijual dan laku dipasar sehingga menghasilkan laba. Laba ini lah sebagai angka pertama yang kita butuhkan dalam menentukan EPS.

Angka kedua tidak lain adalah jumlah saham yang beredar, darimana kita mengetahui jumlah saham beredar? Pendirian perusahaan didasarkan pada modal yang disetorkan, dan modal itu diubah menjadi lembar saham.

Alfa dan Beta ingin membuat suatu perusahaan dan membutuhkan 10 Juta rupiah dengan per lembar sahamnya dihargai 1 Juta. Alfa hanya mempunyai 4 Juta sedangkan Beta mempunyai 6 Juta. Maka jumlah lembar saham yang beredar adalah 10 lembar. Dimana Alfa memiliki 4 lembar dan Beta 6 lembar.

EPS yang Bagus?

Setelah mendapatkan dua angka tersebut, kita tinggal masukkan kedalam rumus. Biasanya EPS akan berbentuk nominal 1-100 tergantung dari laba dan lembar saham dengan beberapa angka dibelakang koma. Lalu bagaimana EPS dikatakan baik atau buruk? Semakin tinggi EPS menandakan perusahaan baik dan sebaliknya. Mengapa demikian?

rumus eps

Ini adalah perhitungan matematika sederhana. Pada operasi matematika pembagian, terdapat pembilang dan penyebut. Semakin besar pembilang atau semakin kecil penyebut, nilai yang dihasilkan semakin besar. Sehingga semakin besar nilai yang dihasilkan, yang berbarti nilai EPS semakin besar. Apakah kamu sudah paham?

Seri selanjutnya kita akan membahas tentang PER, apakah kamu sudah pernah mendengarnya? Coba ceritakan apa yang kamu ketahui tentang PER di kolom komentar.

Join Channel Telegram kami untuk dapatkan update setiap hari!

https://t.me/traderbebek

Salam,

Trader Bebek.

Selalu jadi yang pertama mendapatkan update, gabung newsletter kami dengan memasukkan email anda dibawah dan dapatkan update setiap harinya

Please share this on:
Posts created 2

Leave a Reply

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top