Kapan Saham BULL Kembali “BULL”ish?

Kapan saham BULL kembali bullish? mungkin pertanyaan ini yang sering kita dengar ketika suatu saham sedang mengalami downtrend maupun sideways.

Kali ini kami akan mencoba mengulas saham yang bisa dibilang cukup fenomenal dalam pergerakannya, yaitu Buana Lintas Lautan Tbk dengan kode saham BULL.

Catatan: Artikel kami rilis dalam beberapa halaman agar halaman tidak terlalu panjang kebawah dan meringankan loading pada pengguna smartphone.

Bisnis Buana Lintas Lautan BULL

BULL sungguh sebuah ticker saham yang sangat pas untuk melantai di pasar modal.

Karena kita kenal jika BULL atau banteng dengan tanduknya sudah menjadi ikon yang melambangkan kenaikan di pasar modal.

Namun BULL yang satu ini sedikit berbeda, ya BULL disini adalah nama suatu perusahaan bernama BUana Lintas Lautan yang selanjutnya kita sebut BULL.

BULL memang tidak lepas dari bantengnya, bahkan kami melihat logo perusahaan seperti berbentuk sebuah tampak kapal dari depan dengan kepala banteng lengkap beserta tanduknya.

Kapal sendiri merupakan bagian dari bisnis utama BULL yakni transportasi laut untuk jasa pengiriman dalam dan luar negeri termasuk namun tidak terbatas pada kapal tanker, kapal tongkang, dan kapal penarik.

Perusahaan mulai beroperasi sejak tahun 2005 lalu dan perusahaan go public alias IPO pada tahun 2011.

Perjalanan Bisnis Buana Lintas Lautan BULL

Jika kita amati perjalanan bisnis BULL saat ini sepertinya sedang meningkat.

Menurut sumber berita, sejak awal tahun 2019 sampai juli 2019 tercatat bull mendatangkan 6 kapal baru dari target 9 kapal di 2019.

Nantinya seluruh kapal ini rencananya akan digunakan secara penuh.

Perusahaan menargetkan pada 2020 nanti utilisasi kapal bisa diatas 90%.

Investor Relation BULL mengatakan bahwa tahun 2020 nanti masih fokus pada utilisasi kapal yang ada.

Meningkatkan struktur permodalan perusahaan juga menjadi fokus BULL tahun depan agar semakin baik dan berimbang.

Perusahaan juga mengatakan mungkin akan menambah armada kapal tambahan, jika ada peluang dan kondisi pasar yang positif.

Perusahaan menargetkan akan membeli 8 kapal baru pada semester 1 tahun 2020.

Untuk semester 2 masih perlu pemantauan dan pertimbangan untuk penambahan kapal.

Disini kami melihat mungkin akan meningkatkan kinerja perusahaan pada tahun 2020 jika kontrak dapat mencapai target hingga melebihi target.

Lanjut ke halaman berikutnya.

Fundamental Perusahaan

Dari sisi fundamental kami melihat pertumbuhan dari kuartal satu dan dua tahun 2019.

Hingga semester 1 2019 perusahaan mencatatkan laba sebesar US$ 9,71 juta.

Laba tersebut naik 30.52% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 sebesar US$ 7,44 juta.

Pedapatan yang dicapai berkat kenaikan pendapatan usaha dan efisiensi pada beban pokok.

Berdasarkan data mirae saat ini PER BULL pada angka 8.8 dan PBV 0.7.

Namun meskipun demikian mungkin saham BULL masih kurang seksi dimata para investor.

Naik 75% Dalam 1 Bulan

Sempat jadi fenomena pada 2018 lalu BULL sempat naik 75% dalam kurun waktu 1 Bulan saja.

Tepatnya februari 2018 saham BULL tiba-tiba melonjak drastis.

Saham BULL kembali bullish
D1 Chart BULL

Namun hal ini tidak berlangsung lama, setelah mencapai puncaknya di 250 BULL kembali terjun hingga bergerak dibawah harga pada awal kenaikannya di 150.

Apakah ada diantara anda yang masih punya average di harga 250?

Kami harap tidak ada yang nyangkut di pucuk.

Sideways Bikin Pusing

[stockdio-historical-chart stockExchange=”IDX” symbol=”BULL” displayPrices=”Candlestick” performance=”false” days=”90″ allowPeriodChange=”true” height=”480px” culture=”English-US”]

Menurut pantauan kami sejak bulan Mei 2019 lalu, BULL bergerak sideways dengan rentang yang lumayan besar.

Hal ini tentu membuat trader pusing karena pada rentang harga saat ini pergerakan harian BULL bisa dikatakan sangat volatil.

Pergerakan hariannya bisa mencapai 2% hingga 6%

Tentu walaupun dalam masa sideways saham ini masih menjadi incaran para trader untuk tektok atau trading harian karena rentang harganya yang menarik.

Hingga artikel ini diterbitkan dari sisi teknikal kami melihat BULL masih dalam kondisi sideways cenderung menurun.

Lanjut Halaman Berikutnya.

Kapan Saham Bull Kembali Bullish?

Masuk pada inti pembahasan, kapan saham bull kembali bullish?

tentu setelah BULL melewati masa sidewaysnya dan berubah arah menjadi uptrend!

Tapi kapan? kita tunggu saja pergerakannya nanti.

Kami melihat mungkin saja sebentar lagi akan ada pergerakan yang cukup besar di saham ini.

Sekali lagi ini hanya analisa kami, kami belum tentu benar karena market yang akan benar pada akhirnya.

Tugas kita sebagai trader adalah bereaksi atas pergerakan market, dan ikuti arusnya jangan pernah berenang melawan arus!

Sejujurnya kami melihat ada indikasi akumulasi yang sedang berjalan di BULL.

Namun disatu sisi distribusi saham BULL juga masih berlangsung.

Namun demi kenyamanan bersama, kami tidak akan membahas mengenai akumulasi maupun distribusi lebih lanjut.

Nanti pada saatnya jika BULL bergerak naik dan berganti arah baru kita ikut kereta.

Jangan coba-coba naik kereta duluan, karena kita belum tahu kereta itu akan membawa anda kemana.

Kesimpulan

Kami melihat saat ini bisnis BULL sedang dalam peningkatan kinerja.

Kita belum dapat memastikan untuk kinerja tahun 2019 hingga laporan keuangan finalnya dirilis.

Saat ini BULL dalam masa sideways cenderung turun.

Sebagai trader kita dapat memanfaatkan volatilitas harian BULL untuk trading harian, jika hoki bisa dapat 6%.

Untuk swing trading tidak kami rekomendasikan karena saat ini belum trend naik.

Demikian pembahasan kali ini mengenai kapan saham BULL kembali BULLish.

Silahkan bagikan konten-konten kami di media sosial anda, dengan membagikan konten kami berarti anda ikut membagikan manfaat yang anda dapatkan kepada teman-teman anda di sosial media serta mendukung kami dalam membuat analisa dan konten yang bermanfaat. Satu share dari anda akan sangat berarti untuk kami.

Silahkan masukkan email anda untuk mendapatkan update dari kami setiap hari agar tidak tertinggal infromasi terkini dari kami.

Ingat selalu buat trading plan sesuai dengan risk, pain tolerance masing-masing dan selalu gunakan money management.

Disclaimer ON.

Trade With Your Own Risk

Baca juga artikel kami yang lainnya.

Join Channel Telegram kami untuk dapatkan update setiap hari!

https://t.me/traderbebek

Salam,

Trader Bebek.

Mencoba membantu sesama trader retail dalam memberikan pandangan terhadap suatu saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − twelve =

Back To Top